You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD DKI Soroti Realisasi APBD 2014
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DPRD DKI Soroti Realisasi APBD 2014

DPRD DKI Jakarta menyoroti realisasi APBD 2014. Pasalnya DPRD menilai pendapatan daerah tidak sesuai dengan yang ditargetkan. Selain itu beberapa pajak daerah juga tidak sesuai dengan target.

Hanya tercapai 67,38 persen saja

Anggota Fraksi Partai Hanura DPRD DKI, Syarifuddin mengatakan, pada APBD 2014 ditetapkan rencana pendapatan daerah sebesar Rp 65,04 triliun. Namun hanya dapat terealisasi sebesar Rp 43,82 triliun.

"Hanya tercapai 67,38 persen saja," kata Syarifuddin, saat pemandangan umum tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah (P2APBD) 2014, Selasa (15/9).

Pembangunan Gedung di DKI akan Masuk ke E-Katalog

Syarifuddin mengungkapkan, Fraksi Partai Hanura melihat adanya ketidakseimbangan dalam realisasi belanja daerah. Selain itu, realisasi pajak yang melampaui target hanya dua jenis. Keduanya yakni pajak hiburan dan pajak penerangan jalan.

Sementara itu, disayangkan ada 11 jenis pajak yang tidak melampaui target. Diantaranya pajak kendaraan bermotor (PKB), pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air bawah tanah, pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame, pajak parkirm, pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, pajak rokok, serta pajak bumi dan bangunan.

"Kami melihat perlu dilakukan kajian yang sungguh-sungguh mengenai penyebab tidak maksimalnya perolehan dari kesebelas objek pajak ini," kata Syarifuddin.

Anggota Fraksi PDI-P DPRD DKI, Manuara Siahaan juga mempertanyakan mengenai realisasi anggaran 2014. Pihaknya menekankan pada sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) yang mencapai Rp 9,16 triliun.

"Kami mohon penjelasan tentang sistem pengendalian, penempatan, dan perolehan jasa dari bank," kata Manuara.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5357 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1864 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1808 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1792 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1600 personAnita Karyati